Jual Obat Lemah Syahwat Aman Terpercaya Bersertifikat BPOM Rekomendasi Boyke

Posts in category Penyebab Impotensi

Penyebab kompleks impotensi

Penyebab kompleks impotensi- Cukup banyak pengertian mengenai impotensi. Ada ahli yang bilang, impotensi (ereksionis) adalah kegagalan mencapai atau mempertahankan ketegangan penis yang cukup untuk melakukan hubungan seksual secara sempurna. Ada lagi yang menyatakan, impotensi merupakan gangguan ereksi atau kesukaran penetrasi per vaginam oleh laki-laki pada waktu melakukan senggama.

Masih seabreg lagi batasan yang pada intinya sebenarnya adalah sama, yaitu suatu gejala yang membuat pria gagal melaksanakan hubungan badan (coitus) secara normal. Secara umum, pengertian impotensi juga menyangkut perubahan-perubahan pada fungsi dan kemampuan seksual antara lain mengenai intensitas, kualitas, dan inklinasi ereksi serta intensitas ejakulasi, khususnya pada pria lanjut usia. Impotensi bisa digolongkan mulai dari ringan sampai berat. Ada yang baru masuk sedikit sudah mengalami ejakulasi dini, ada yang sudah bisa masuk tetapi tidak bisa mempertahankan ketegangan penisnya, dan itu terjadi secara berulang kali.

data penyebab impotensiImpotensi yang dianggap berat, kalau dirangsang dengan cara apapun, penis tetap tidak bergeming. Penyebab ketidakberdayaan ini memang sangat kompleks. Namun secara garis besar, kemacetan senjata kaum pria bisa terjadi akibat adanya gangguan psikis atau karena adanya penyakit (organik). Penelitian yang pernah dilakukan sekitar tahun 1950-an menyatakan bahwa sebagian besar (90%) penyebab impotensi adalah gangguan psikologis. Tapi oleh karena perkembangan diagnostik yang baik untuk menentukan latarbelakangnya, termasuk bantuan alat-alat kedokteran yang canggih, kini diketahui tak kurang dari 60 % gangguan impotensi disebabkan karena organik atau karena penyakit. Meski ada pendapat lain, pada kenyaataannya setiap gangguan impotensi senantiasa mengakibatkan gangguan mental.

Secara garis besar, penyakit penyebab impotensi itu antara lain penyakit-penyakit yang menyangkut pembuluh darah, syaraf dan hormonal, terutama diabetes mellitus atau penyakit gula atau kencing manis (kurang lebih sekitar 40%). selain itu masih ada penyakit lain penyebab impotensi seperti hipertensi atau penyakit jantung vaskuler. Dalam perjalanannya, penyakit diabetes ini akan mengganggu sistem peredaran darah dan persarafan pada penis, sehingga tidak mampu ereksi.

Namun impotensi bisa pula terjadi karena pemakaian obat-obatan dalam jangka panjang. Misalnya pemakaian obat-obatan jenis antihipertensi, antidepresan, obat asma yang mengandung steroid, obat-obatan yang mempengaruhi hormon.

Adakalanya, setelah pemakaian obat-obatan tersebut distop, impotensinya sembuh. Sebaiknya setelah ada keluhan gejala impotensi, segera hubungi dokter.

Anda merasakan gejala impotensi??Bantu sebelum terlambat!! Yuk cek bantuan yang disarankan oleh Boyke disini

Ref: Majalah kesehata suami intri intisari

 

Awas, Internet bisa menyebabkan impotensi

internet penyebab impotensiKehadiran internet menjadi babak baru dalam kehidupan manusia. Betapa tidak, internet mampu mengubah wajah dunia menjadi semakin tanpa batas. Batas-batas pergaulan dan informasi menjadi hampir tidak berbatas. Arus informasi dan pertukaran nilai budaya menjadi hal tak terelakan lagi. Disini nilai yang dianut individu lebih berperan daripada nilai sosial dalam masyarakat dalam membendung efek negatif dari internet, mengingat interaksi yang terjadi nyaris hanya antara dirimu dan gadget/laptopmu . Sosial hanyalah bersifat maya.

Benarkah internet bisa menyebabkan impotensi atau disfungsi ereksi seperti judul artikel ini??

Tentu saja tidak benar jika anda hanya menggunakan internet untuk sesuatu hal yang positif seperti baca berita online, cari referensi artikel dan karya ilmiah anda dan banyak sekali aktifitas bermanfaat lainnya yang bisa Anda gunakan termasuk bisnis dengan menggunakan internet. Untuk yang terakhir ini bukan hanya anda terhindar dari impotensi tapi juga bisa kaya tanpa keliatan kerja fisiknya lho :-)

Namun, jika internet Anda gunakan hanya untuk mengakses dan menikmati konten porno baik berupa video, gambar atau konten porno lainnya, inilah yang patut Anda waspadai. Ada baiknya anda simak baik-baik hasil survey berikut ini:

Sebuah survey yang dilakukan oleh Italian Society of Andrology and Sexual Medicine dengan melibatkan 28.000 orang Italia (rentang usia 14-20) yang secara berlebihan menikmati konten porno ternyata mengalami disfungsi seksual berupa penurunan libido dan bahkan sampai mengalami impotensi atau disfungsi ereksi.

Hal ini terjadi bukan karena gangguan pada penis mereka, akan tetapi lebih kepada terganggunya kinerja dalam otak akibat terlalu seringnya menikmati konten porno. Demikian kata David B. Samadi, MD, Kepala departemen urology  robotic surgery di Lenox Hill Hospital New York City.

Masih menurut dia bahwa hal ini bisa terjadi pada siapa saja tak terbatas dengan usia, akan tetapi jika menikmati konten porno dimulai sejak remaja akan meningkatkan risiko impotensi di usia mendatang.

So..bijaklah menggunakan internet. Jaga anak dan keturunan Anda. Kebebasan itu ada batasnya. Jangan biarkan anak anda menjadi korban impotensi gara-gara internet.

#internet sehat

Butuh herbal untuk terapi impotensi?? Silakan klik GASA Herbal atasi impotensi rekomendasi Boyke Dian Nugraha

 

 

Mitos dan Fakta Seputar Impotensi

Dalam kehidupan kita terkadang antara mitos dan fakta bisa menjadi dua hal yang saling menggantikan posisinya. Kadang Anda menganggap pengetahuan yang anda miliki mengenai sesuatu sebagai sebuah fakta yang diyakini kebenarannya padahal sebenarnya hal tersebut tidak lebih daripada sebuah mitos yang sangat tidak terbukti kebenarannya. Begitu pula sebaliknya. Sebelumnya silakan baca artikel kami tentang langkah mudah mencegah impotensi.

Nah, dalam artikel ini tentang impotensi Anda akan mengetahu mana yang mitos dan mana yang fakta. Selamat menyimak!

mitos dan fakta seputar impotensiMitos No.1 – Pria sejati tidak mengalami impotensi

Fakta: Semua pria di atas usia 30 mengalami impotensi , minimal sekali dalam seumur hidup mereka. Diperkirakan bahwa lebih dari 150 juta orang di seluruh dunia mengalami impotensi , bahkan, laporan menunjukkan angka ini bisa mencapai 300 juta atau lebih .
Impotensi ( atau disfungsi ereksi ) didefinisikan sebagai ketidakmampuan untuk memproduksi dan mempertahankan ereksi yang cukup untuk melakukan hubungan seksual . Impotensi tidak dianggap meliputi kurangnya libido , ketidakmampuan untuk ejakulasi atau mencapai orgasme , kurangnya kekuatan atau hilangnya ” kedewasaan ” .
Mitos No.2 – Impotensi adalah ” semuanya karena pikiran ”

Fakta: Menurut penulis yang dikutip di atas kurang dari 20 % kasus impotensi penyebab utamanya adalah faktor psikologis . Jadi mayoritas pria dengan impotensi adalah karena kondisi fisik yang melatarbelakanginya seperti diabetes , penyakit jantung, tekanan darah tinggi atau kanker prostat . Stres , kecemasan dan hilangnya harga diri seringkali merupakan faktor psikologis sekunder yang terjadi jika impotensi tidak bisa diatasi dan kondisi mental seperti ini akan semakin memperburuk kondisi Anda . Secara medis diungkapkan bahwa risiko impotensi meningkat seiring dengan penambahan pada usia . Penyakit pembuluh darah arteri pudenda yang melibatkan internal atau cabang-cabangnya . Ini mungkin merupakan gejala awal dari diabetes mellitus , multiple sclerosis & tabes dorsalis . Penyebab endokrin dapat menyebabkan hilangnya libido .

Mitos No.3 – Impotensi adalah bagian alami proses penuaan
Fakta: Kemungkinan mengalami peningkatan impotensi dengan usia sebenarnya sebagian besar disebabkan oleh peningkatan risiko mengalami kondisi fisik yang mendasari seperti diabetes , tekanan darah tinggi atau penyakit jantung. Jadi jika usia Anda menua namun masih bisa menjaga kondisi kesehatan secara prima, impotensi dapat menjauh dari kehidupan Anda.

Mitos No.4 – Impotensi adalah masalah pria

Fakta: Kedua pasangan dalam suatu hubungan dapat mengalami masalah impotensi . Artinya seorang wanita pun ada yang mengalami masalah impotensi. Atau yang lebih dikenal dengan frigiditas. Seringkali kegagalan untuk mengenali masalah menyebabkan depresi , kecemasan , dan kurangnya harga diri bagi kedua pasangan . Kecenderungan untuk menghindari kontak seksual sering dapat meninggalkan pasangannya merasa tidak dicintai , tidak menarik dan tidak diinginkan .

Mitos No.5 – Merokok tidak menyebabkan impotensi

Fakta: Penelitian medis telah membuktikan bahwa merokok  menyebabkan impotensi karena dapat mengurangi aliran darah ke penis . Nikotin , senyawa kimia yang membuat kecanduan merokok , membatasi banjir darah ke penis dengan memblokir arteri utama . Selain memblokir arteri , nikotin juga merusak mekanisme katup yang menyimpan darah dalam penis .

Sebenarnya masih banyak mitos-mitos seputar impotensi yang bersebrangan dengan fakta yang sesungguhnya. Demikian semoga bermanfaat..

Jika Anda sedang mengalami gangguan ereksi dan memerlukan bantuan, sebaiknya Anda menghindari penggunaan obat kuat yang sifatnya kimiawi karena disamping obat tersebut dapat memacu kerja jantung berkali-kali lipat juga karena obat kimiawi memiliki efek jangka panjang. Kalaupun harus menggunakan obat kuat pilihlah obat kuat yang berbahan dasar herbal tanpa obat kimia. Seperti PIL GASA HERBAL yang telah bersertifikat badan POM sebagai jamu tradisional dan penggunaannya telah mendapat rekomendasi dari pakar kesehatan sex ternama yaitu Dr. Boyke Dian Nugraha. Klik disini untuk melihat keistimewaan PIL GASA

 

ANDA MENGALAMI IMPOTENSI ATAU EJAKULASI DINI??

JANGAN PANIK!!! Telah hadir di hadapan ANDA PIL GASA & FOREDI 2 HERBAL REKOMENDASI BOYKE ATASI IMPOTENSI DAN EJAKULASI DINI.
PESAN SEKARANG JUGA Cukup Kirim SMS Dengan Format :

Nama Anda# Nama Produk# Jumlah Pesanan #Alamat Lengkap# Via Bank

Kirim Ke 085.294.809.061
Atau Bisa Pesan Lewat YM Kalo Lagi OL
Status YM

Contoh SMS Pemesanan: Adi Wijaya#GASA 2 box#FOREDI 2 box#Jl.Mangunsari n0 925 Kota Banjar 23415#Via BCA Kirim Ke No. 085294809061
Kami akan segera membalas Total Harga+ongkir!
atau Bisa LEWAT BBM dengan PIN BB 27A0A0A8

Follow Kami Di G+

Cara Melacak Kiriman

Like Halaman FB kami